Latest Post
Tampilkan postingan dengan label wabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wabah. Tampilkan semua postingan
Kamis, April 02, 2020
Bagikan
10 Wasiat Perlindungan Diri dari Wabah"
Written By Rachmat.M.Flimban on Kamis, April 02, 2020 | Kamis, April 02, 2020
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بسم الله
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم القيامة أما بعد
Sahabat Bimbingan Islām rahīmani wa rahīmakumullāh.
Kita lanjutkan pembahasan kita tentang satu kitāb kecil yang ditulis oleh Syaikh Abdurrazaq Al Badr Hafīzhahullāh Ta'āla yang berjudul "10 Wasiat Perlindungan Diri dari Wabah".
• Wasiat Kelima | Mohon keselamatan kepada Allāh di pagi dan sore hari
Do'anya :
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ
"Yā Allāh, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Yā Allāh, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Yā Allāh, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Yā Allāh, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku."
Dahulu Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam tidak pernah meninggalkan do'a ini di waktu pagi dan sore hari, sebagaimana dalam hadīts Abdullah Ibnu Umar ibnu Khaththāb radhiyallāhu 'anhumā sebagaimana disebutkan di dalam hadīts riwayat Ahmad dan Abū Dāwūd.
• Wasiat Keenam | Memperbanyak do'a
Memperbanyak do'a, apapun, baik itu do'a untuk keselamatan diri sendiri, keselamatan keluarga, keselamatan bangsa dan negara dan siapa pun. Saudara seislam dan seiman bisa masuk dalam do'a-do'a tersebut.
Wasiat ini berdasarkan hadīts dari Ibnu Umar, ia berkata Rasūlullāh
shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda :
مَنْ فُتِحَ لَهُ مِنْكُمْ بَابُ الدُّعَاءِ فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الرَّحْمَةِ وَمَا سُئِلَ اللَّهُ شَيْئًا يَعْنِي أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ أَنْ يُسْأَلَ الْعَافِيَةَ
"Barangsiapa yang telah dibukakan baginya pintu do'a, maka ia telah dibukakan pintu rahmat. Dan tidaklah Allāh dimintai sesuatu yakni yang lebih Dia cintai daripada dimintai keselamatan."
(Hadīts riwayat At Tirmidzī nomor 3548)
Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam juga bersabda:
إِنَّ الدُّعَاءَ يَنْفَعُ مِمَّا نَزَلَ وَمِمَّا لَمْ يَنْزِلْ فَعَلَيْكُمْ عِبَادَ اللَّهِ بِالدُّعَاءِ
"Sesungguhnya do'a dapat memberikan manfaat dari sesuatu yang telah
terjadi dan dari sesuatu yang belum terjadi, maka itu wahai hamba-hamba Allāh hendaklah kalian berdo'a."
(Hadīts riwayat At Tirmidzī nomor 3548)
Itulah dasar Syaikh Abdurrazaq mewasiatkan kita untuk memperbanyak do'a.
Wasiat Ketujuh | Menghindari Tempat-tempat tersebarnya wabah
Orang-orang yang berada di daerah wabah tidak boleh keluar dan orang-orang yang berada di luar daerah wabah tidak boleh masuk ke dalamnya.
Sebagaimana hadīts dari Abdullāh bin Amir radhiyallāhu 'anhu, bahwasanya Umar bin Khaththāb radhiyallāhu 'anhu pernah bepergian menuju Syām. Ketika beliau sampai di daerah Sargh datang kabar kepada beliau bahwa telah tersebar wabah tha'un di Syām.
Kemudian Abdurrahman bin Auf radhiyallāhu 'anhu mengabarkan kepada beliau bahwa Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:
إِذَا سَمِعْتُمْ بِهِ بِأَرْضٍ فَلاَ تَقْدَمُوا عَلَيْهِ وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلاَ تَخْرُجُوا فِرَارًا مِنْهُ
"Apabila kalian mendengar ada wabah di suatu negeri maka janganlah kalian mendatanginya, dan apabila wabah tersebut berada di suatu negeri sementara kalian berada di dalamnya, maka janganlah kalian keluar untuk melarikan diri darinya."
(Hadīts shahīh riwayat Al Bukhāri nomor 5730)
Ini adalah bimbingan Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam agar kita tidak mendatangi tempat wabah dan orang-orang yang berada di tempat wabah tidak keluar dari tempat atau daerah tersebut.
Hadīts yang lain, Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:
لَا يُورِدُ مُمْرِضٌ عَلَى مُصِحٍّ
"Jangan kalian campurkan unta yang sakit dengan unta yang sehat."
(Hadīts shahīh riwayat Muslim)
Inilah wasiat kelima, keenam dan ketujuh yang dibawakan oleh Syaikh Abdurrazaq rahimahullāh.
Semoga pembahasan ini bermanfaat.
Wallāhu Ta'āla A'lam bishawāb.
وصلى الله على نبينا محمد
Rachmat.M.
Perum Duta Asri Palem3
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
